When Wulan arrived at the office on Monday, there was a small on her desk. It said: "Meet me on the at noon. – A friend."
Ketika Wulan tiba di kantor hari Senin, ada sebuah catatan kecil di mejanya. Isinya: "Temui aku di atap pukul dua belas siang. – Seorang teman."
"Who could it be?" she asked her Tari. Tari looked at the note carefully. "It someone from our . The paper is from our printer."
"Siapa ya kira-kira?" tanyanya kepada rekannya, Tari. Tari memperhatikan catatan itu dengan saksama. "Pasti seseorang dari lantai kita. Kertasnya dari printer kita."
"It Bagus," said Wulan. "He always smiles at me." "It Bagus," Tari said. "He's on holiday in Japan."
"Mungkin Bagus," kata Wulan. "Dia selalu tersenyum padaku." "Tidak mungkin Bagus," kata Tari. "Dia sedang liburan di Jepang."
"What about Pak Rudi? He planning a surprise for my birthday." Tari laughed. "Your birthday is in December! It a birthday surprise."
"Bagaimana dengan Pak Rudi? Dia mungkin sedang merencanakan kejutan untuk ulang tahunku." Tari tertawa. "Ulang tahunmu bulan Desember! Tidak mungkin ini kejutan ulang tahun."
At twelve o'clock, Wulan went up to the roof. Everyone from her team was there with a cake and a : "Congratulations on your !" "You joking!" Wulan said. Her boss smiled. "We crazy, but we're not joking."
Pukul dua belas, Wulan naik ke atap. Semua anggota timnya ada di sana dengan kue dan spanduk: "Selamat atas promosimu!" "Kalian pasti bercanda!" kata Wulan. Bosnya tersenyum. "Kami mungkin gila, tapi kami tidak bercanda."
Uji pemahaman Anda
+20 XP-
1. Why can't the note be from Bagus?
-
2. "The paper is from our printer. It ___ be someone from our floor."
-
3. "It ___ be a birthday surprise. Your birthday is in December!"
-
4. What was the surprise for?
/
Buat akun gratis untuk menyimpan progres dan mendapat XP dari setiap cerita. Daftar gratis