Langsung ke konten
✦ 🎉 Promo pembukaan: diskon 40% paket tahunan — kode LUXE40 ✦ 🎧 Tes level gratis — hasil dalam 10 menit ✦ 🤖 AI Tutor siap menemani latihan berbicara 24/7 ✦ 🏆 Papan peringkat mingguan — raih lencana eksklusif

Putting Up with Paolo

Stories

C1

Putting Up with Paolo

Rekan kerja asal Italia yang menyebalkan sekaligus brilian. Belajar phrasal verbs tingkat lanjut.

C1 2 menit baca 9 poin grammar

When Paolo joined the in Jakarta, nobody knew how to deal with him. He , arrived late every day and seemed to anyone who hadn't studied in Milan.

Ketika Paolo bergabung dengan agensi desain di Jakarta, tidak ada yang tahu bagaimana menghadapinya. Dia terkesan sombong, datang terlambat setiap hari, dan tampak meremehkan siapa pun yang tidak kuliah di Milan.

His colleagues found it hard to his habits. Dewi, the senior designer, him in the first week over a font.

Rekan-rekannya sulit menoleransi kebiasaannya. Dewi, desainer senior, bertengkar dengannya di minggu pertama gara-gara sebuah fon.

Yet Paolo always . When the agency ideas for a major airline two days before the deadline, he a overnight that won the contract.

Namun Paolo selalu memberikan hasil. Ketika agensi kehabisan ide untuk kampanye besar sebuah maskapai dua hari sebelum tenggat, dalam semalam dia menemukan konsep yang memenangkan kontrak itu.

"How does he being late?" Dewi complained to the director. "Because his work his ," the director replied.

"Kenapa dia bisa lolos padahal selalu terlambat?" keluh Dewi kepada direktur. "Karena karyanya sepadan dengan egonya," jawab direktur.

Months later, Dewi discovered that Paolo spent his evenings teaching design for free at a in East Jakarta. She him a little after that. They still argued about fonts, but now they did it over coffee.

Berbulan-bulan kemudian, Dewi mengetahui bahwa Paolo menghabiskan malam-malamnya mengajar desain secara gratis di sebuah pusat komunitas di Jakarta Timur. Sejak itu, dia jadi sedikit mengaguminya. Mereka masih berdebat soal fon, tetapi sekarang sambil minum kopi.

Uji pemahaman Anda

+20 XP
  1. 1. What did Paolo do in his evenings?

  2. 2. "I can't ___ this noise." (tahan)

  3. 3. "She ___ a brilliant idea." (menemukan)

  4. 4. Why did Dewi and Paolo first argue?

/

Buat akun gratis untuk menyimpan progres dan mendapat XP dari setiap cerita. Daftar gratis