Langsung ke konten
✦ 🎉 Promo pembukaan: diskon 40% paket tahunan — kode LUXE40 ✦ 🎧 Tes level gratis — hasil dalam 10 menit ✦ 🤖 AI Tutor siap menemani latihan berbicara 24/7 ✦ 🏆 Papan peringkat mingguan — raih lencana eksklusif

It's High Time

Stories

C1

It's High Time

Seorang ibu menghadapi anaknya yang betah menganggur di rumah. Belajar unreal past: it's time, as if, would rather.

C1 2 menit baca 6 poin grammar

Rio two years ago and still lives at home in Medan. He sleeps until noon, plays online games until three in the morning, and talks about "finding his ".

Rio lulus dua tahun lalu dan masih tinggal di rumah orang tuanya di Medan. Dia tidur sampai siang, main game daring sampai pukul tiga pagi, dan bicara soal "mencari passion-nya".

One Sunday, his mother finally sat him down. "Rio, you got a job. Your father and I won't be here forever."

Suatu hari Minggu, ibunya akhirnya mengajaknya duduk dan bicara. "Rio, sudah saatnya kamu cari kerja. Ayah dan Ibu tidak akan ada di sini selamanya."

Rio sighed. "You talk I were lazy. I'm just waiting for the right ."

Rio menghela napas. "Ibu bicara seolah-olah aku malas. Aku cuma sedang menunggu kesempatan yang tepat."

" the right opportunity never came," she said. "What would you do then?" He had no answer.

"Misalkan kesempatan yang tepat itu tidak pernah datang," kata ibunya. "Lalu kamu mau apa?" Dia tidak bisa menjawab.

"I'd didn't wait for ," she continued. "Your grandfather sold tea by the before he opened a shop. you learned that every career starts small."

"Ibu lebih suka kamu tidak menunggu yang sempurna," lanjutnya. "Kakekmu dulu berjualan teh di pinggir jalan sebelum membuka toko. Sudah waktunya kamu belajar bahwa setiap karier dimulai dari kecil."

The next morning, Rio was up at seven. He'd for a job as a at a printing company. He looked he hadn't slept, but he was smiling. "Don't say anything," he told his mother. She didn't. She just made him breakfast for the first time in two years.

Keesokan paginya, Rio sudah bangun pukul tujuh. Dia sudah melamar pekerjaan sebagai desainer junior di sebuah perusahaan percetakan. Dia tampak seperti belum tidur, tetapi dia tersenyum. "Jangan bilang apa-apa," katanya kepada ibunya. Ibunya memang tidak bicara. Dia hanya membuatkannya sarapan untuk pertama kalinya dalam dua tahun.

Uji pemahaman Anda

+20 XP
  1. 1. What did Rio's grandfather do before opening a shop?

  2. 2. "It's high time you ___ a job."

  3. 3. "You talk as if I ___ lazy."

  4. 4. What job did Rio apply for?

/

Buat akun gratis untuk menyimpan progres dan mendapat XP dari setiap cerita. Daftar gratis